Blogger Widgets
Tampilkan postingan dengan label Puisi Untuk Sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Untuk Sahabat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2011

Sahabat

Pengarang: Hugo Lugas Satyaji
Oh… Tuhanku
Engkaulah Sahabatku
Jika Engkau memang sahabatku
Aku ingin Engaku selalu berada di dekatku

Jika Engkau benar sahabatku
Aku ingin berbagi bersamaMu
Serta bermain bersamaMu

Andaikan itu semua terjadi di dalam hidupku
Aku tidak akan meninggalkanMu
Karena Engkau sahabat sejatiku

Puisi Sahabat

Pengarang: Ratrya Khansa Amira
Sahabatku ..
Sudah lama kita bersahabat ..
Dari awal aku tak mengenalmu ..
Sekarang kau menjadi teman dekatku ..
Awalnya minyak bercampur dengan air ..
Masih tidak bersatu
Akhirnya perangko dengan lem..
Sangat dekat,takkan bisa terpisahkan..
Itu kisah masa lalu kita..
Saat kita belum mengenal..
Lama lama kita makin akrab..
Sampai sampai menjadi sahabat..
Sahabatku..
Sangat baik niatmu..
Ingin membahagiakan aku selalu..
Semangat itu tak pudar dari hatimu..
Niat itu tak terbatalkan..
Justru terlaksanakan..
Kini aku bahagia
Menjadi sahabatmu..

Sahabatku..
Kau adalah teman terbaikku..
Walau hanya sekejap
Di depan mata..
Sahabatku..
Kau akan selalu
Menjadi sahabatku…
Selamanya…

Hati Sahabat

Pengarang: Dewi Purwanti
berbuih kasih dlm panas mengadu
bertebaran sayang layaknya teman
menguak rasa hati sedalam lautan
lirikan mata yg terpadu

ohh… tuhan…
getaranku sudah beda
tak layak seakan teman
dia tak mengerti yg ku rasa

menyambut bunga bagai indah jagat raya
terpukau tp terlarang
menyiksa krn tak kan teromong
menanam jua dewasa

bagai kucing takut lautan
pengecut dlm bimbang
terhalang
takut hilang persahabatan

Air mata Sahabat

Pengarang: Ratrya Khansa Amira
Di tepi kesedihan menyebar
Isak tangis mewarnai keadaan
Ucapan bela sungkawa menghadiri
Perpisahan terakhir untukmu...
Untukmu, kuteteskan air mata ini
Awal dari perpisahan kita
Kau meninggalkan kami
Tanpa mengucap sepatah katapun
Kau diam seribu bahasa
Kami bertanya, tak ada sahutan
Hanya terlihat dirimu berwajah pucat
Darahmu mengalir sedikit demi sedikit
Akhirnya kau kehabisan darah
Dirimu t`lah tak berdaya lagi
Tak ada keceriaan di wajahmu
Hati nuranimu t`lah meninggalkan dunia
Semangatmu yang membara t`lah tiada
Kecantikanmu yang memukau kini hilang
Senyummu kini t`lah lenyap
Seketika kau tak bergerak di dunia ini
Oh, sahabat...
Mengapa kau meninggalkan dunia
Dunia masih mencintaimu
Tapi Tuhan t`lah memanggilmu

Semoga kau bahagia disana..
Itulah tempat peristirahatan terakhirmu..
Tuhan, berikanlah dia tempat terindah
Agar kami dapat bernapas lega
Aku sedih bukan mainnya
Tanpamu,hidup tak berarti
Namun, kau s`lalu di hatiku
Selamat jalan,sahabat...untuk selamanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

RAJA E-BOOK GRATIS

RAJA E-BOOK GRATIS
Kumpulan e-book gratis

Blogger templates

Copyright © 2011 Bunnybone . Designed by RidhoGumilang - UTY-Teknik informatika G | Code by @BUBONE_78 | Images by by BB78 Corporation